Serah Terima KSM Unisma, Kades Sukoanyar: Kami Sambut dengan Gembira
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
KSM
(Sumber: Dokumen pribadi)

Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Tematik Universitas Islam Malang resmi diterima oleh Kepala Desa Sukoanyar, Pak Usman pada Sabtu malam (17/02). Dalam opening ceremony tersebut, Unisma menyerahkan sebanyak 43 Mahasiswa yang dibagi menjadi 4 kelompok.

Kampus NU terbaik itu tengah mengadakan program KSM yang orientasinya adalah mahasiswa mengadakan program pengabdian yang berkelanjutan. Opening ceremony tersebut dihadiri oleh Dosen Pendamping Lapangan, Babinsa dan Kepala desa beserta perangkatnya.

Baca juga: Dies Natalis Ke-10 UKM SI, Ketua Panitia: Islamic Festival Art Siap Digelar

Gilang selaku dosen pembimbing lapangan, menyerahkan mahasiswa dengan menitipkan bahwa penting bagi mahasiswa untuk melakukan kolaborasi dengan berbagai stakeholder. Usman, kepala Desa Sukoanyar menerima dan membuka secara resmi program KSM-Tematik yang dilakukan mulai 17 Februari – 23 Maret 2024.

“Saya merasa senang dan bergembira, mewakili masyarakan Sukoanyar kami berterima kasih dan menyambut dengan riang gembira” ucap Kepala desa Sukoanyar.

Tidak hanya itu, beliau juga menitipkan pesan kepada Mahasiswa untuk memberikan inovasi dan gagasan bagi Desa Sukoanyar.

Opening Ceremony yang berlangsung di balai desa tersebut ditutup dengan kegiatan Ta’aruf. Awaluddin, sebagai Koordinator Desa menyampaikan di sesi berkenalan bahwa “sejauh apapun kita pergi, kepada masyarakat jugalah kita kembali”.

Baca juga: Unisma Lepas 502 Peserta KSM Negeri Gajah Putih Tersebar di 13 Desa Hingga

KSM-Tematik Unisma kelompok 1-4 di Desa Sukoanyar akan melangsungkan program yang fokus pada pendidikan, digitalisasi, branding umkm, pertanian, dan sosial kemasyarakatan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Kami

Sibiren.com lahir dari jalanan, rahim kandung peradaban, tanpa beraffiliasi ke organisasi manapun, Kami berkomitmen menjaga independensi dalam setiap gerakan.

Merawat budaya, Menghidupkan tradisi ilmiah dan Mengutamakan kemanusiaan adalah kunci utama dalam membangun jembatan menuju Peradaban Indonesia yang Futurusitik. Inilah jalan kami ikhtiarkan.  Inilah jembatan kecil yang kami sebut Care For Humanity, Hone Intellectuality, Strengthen Spirituality

Sibiren.com dengan semangat ingin menyuguhkan ide yang beragam dalam Indonesia kita. Solidaritas, Intelektualitas dan Spiritualitas adalah 3 hal utama yang menjadi fokus kita untuk di perkuat di Bumi Nusantara sebagai Ikhtiar menuju Bangsa yang memiliki Peradaban Maju.